MOST RECENT

SPONSOR ADS
W3 Directory - the World Wide Web Directory Personal Blogs

hayo Jangan Takut untuk Mengkritik !



bhotol


Kritik adalah hasil dari analisis dan evaluasi, dengan tujuan untuk meningkatkan pengertian, perhatian, sensitivitas, dan kualitas dari suatu pekerjaan atau tindakan . Orang yang ingin berkembang adalah orang yang mau menerima kritik sekaligus memberi kritik kepada orang lain . Setiap kritik yang baik akan membimbing seseorang ke arah yang benar. Berikut ini adalah cara-cara untuk memberikan kritik yang baik dalam kaitannya dengan interaksi sehari-hari.



1. Cara 'Kue Lapis'

Seperti kue lapis, Ada 3 bagian dalam memberi kritik. Tunjukkan poin yang buruk di antara 2 poin yang baik. Kita menunjukkan poin yang baik di lapisan pertama dan ketiga. Tujuannya adalah untuk menjaga mereka dari perasaan diserang dan memberikan kesan bersahabat . Berikut ini adalah contoh yang baik: Daripada langsung berkata "Kerja kamu tidak bagus, lebih baik kamu ____" , cobalah berkata "Sebenarnya apa yang kamu lakukan selama ini sudah cukup baik, tapi akan lebih baik kalau kamu bisa meningkatkan beberapa aspek seperti ____ dan ____ dengan melakukan ____ , Aku percaya kamu bisa melakukannya. Aku yakin."

2. Jangan mengkritik di depan orang banyak

Mengkritik seseorang di depan orang banyak akan mempermalukan orang tersebut . Biasanya, orang akan tersinggung terhadap dirimu dan tidak akan mendengarkan sama sekali. Hindari itu! Orang tidak suka apabila kesalahannya diekspos di depan publik, berikan kritikmu secara privat.

3. Jangan gunakan kata-kata kasar

Orang akan tersinggung tentu saja . Alih-alih mendengar kritikmu, mereka akan merasa tidak nyaman dan marah . Jika kamu benar-benar ingin menekankan kritikmu, gunakanlah kata-kata yang tegas. Ingat, tegas tidak sama dengan kasar.

4. Kritik tindakannya bukan orangnya

Kamu harus spesifik saat mengkritik. Apakah tindakannya,tingkah lakunya, atau kata-katanya yang perlu dikritik? Dengan mengkritik hal itu, Kamu menunjukkan poin yang jelas, hal apa yang perlu diperbaiki . Jangan hanya mengkritik menggunakan kata-kata yang tidak perlu seperti "Kamu bodoh","Kamu tidak cukup bagus","Kamu buruk"

5. Lakukan dengan senyum

Bangunlah kenyamanan bukan ketegangan . Orang akan merasa kamu berada di pihaknya dan mereka akan membuka dirinya terhadap setiap kritik. Kamu akan lebih mudah dalam mengekspresikan opinimu.

6. Berikan kesimpulan dan "bagaimana melakukannya" tahap demi tahap

Sebuah kritik yang baik adalah kritik yang memberi kesimpulan di akhir untuk menekankan dan menjelaskan poin utama dari kritikmu sekaligus mengajarkan bagaimana cara untuk mencapainya.

Semoga Bermanfaat

9:31 PM | Posted in , , | Read More »

[ NEWS ] 10 Kebiasaan Buruk yang Menghalangi Dirimu dari Kesuksesan


bhotol
Tidak ada orang yang ingin gagal, semua orang ingin jadi orang yang sukses. Tetapi apakah semua orang ingin berkorban untuk mencapai kesuksesan? Tidak. Banyak orang yang ingin sukses, menjadi kaya, terkenal, atau menjadi ahli dalam suatu bidang hanya dalam sekejap mata. Faktanya, menjadi sukses adalah sebuah perjalanan panjang dimana kita harus banyak berkorban untuk meraihnya. Apakah kamu sudah punya rencana untuk 1 tahun, 5 tahun, atau 10 tahun ke depan? Jika punya, maka itu adalah hal yang baik. Apabila kamu sama sekali belum tahu akan melakukan apa di masa depan, cobalah untuk mulai merencanakan itu, semakin cepat semakin baik.

Namun, apakah hanya dengan memiliki rencana di masa depan akan membuatmu sukses? Tidak. Akan banyak rintangan yang kamu harus hadapi untuk menuju ke sana. Dan faktanya adalah, rintangan itu justru banyak yang berasal dari diri kita sendiri, terutama kebiasaan kita. Ya, musuh terbesar dalam mencapai kesuksesan adalah diri kita sendiri.
Di bawah ini adalah 10 kebiasaan buruk yang menghalangi dirimu dari kesuksesan:

1. Tidak tahu prioritas

Ketika kamu memiliki suatu pekerjaan penting yang harus dilakukan namun kamu malah melakukan pekerjaan lain yang tidak penting, maka ini adalah sebuah bencana. Jika apa yang kamu kerjakan sangat banyak, buatlah daftar to-do-list yang berurutan mulai dari pekerjaan yang penting sampai yang kurang penting.

2. Menunda-nunda pekerjaan (procrastinate)

Orang yang suka menunda-nunda pada akhirnya cenderung tidak melakukan apapun. Sikap yang menonjol dari seorang procrastinator adalah sikap optimis bahwa ia bisa mengerjakan sesuatu dalam waktu yang singkat. Padahal waktu yang singkat akan memberikan tekanan yang lebih besar dan membuat hasil pekerjaanmu tidak maksimal atau lebih parah lagi, tidak selesai.

3. Tetap berada di zona nyaman

Orang yang tetap berada di zona nyaman adalah orang yang takut akan perubahan. Takut akan hal baru akan menghalangi seseorang dalam meningkatkan kemampuan, mengembangkan diri dan berinovasi. Apakah kamu akan pernah sampai di puncak apabila kamu terus berkemah di lereng gunung?

4. Menyerah terlalu cepat

Ketika kamu sudah melangkah, maka kamu akan menghadapi kesulitan, halangan, dan kesalahan. Semua orang mengalami itu, bukan hanya dirimu. Yang membedakan adalah reaksi kita saat menghadapi kesulitan. Kamu harus mengetahui bahwa tidak ada cara atau resep mudah untuk mencapai kesuksesan, apapun yang kamu kerjakan. Tahukah kamu bahwa kegagalan adalah pilihan, bukan nasib? Kamu hanya akan gagal ketika kamu menyerah.

5. Tidak ada tindakan

Rencana sebaik apapun, mimpi sebesar apapun tidak ada gunanya apabila kamu tidak mengambil tindakan. Kamu mungkin saja punya impian menjadi miliuner, tetapi bisakah itu terjadi apabila apa yang kamu kerjakan hanya menonton tv atau bermain game?

6. Tidak memiliki mimpi

Orang yang tidak memiliki mimpi tidak akan memiliki alasan untuk berjuang dan berusaha. Ibaratnya seperti bermain basket tanpa keranjang untuk memasukkan bola, apa gunanya? Hidupmu akan hampa dan membosankan apabila kamu tidak memiliki mimpi untuk diperjuangkan. Manusia tidak akan hidup selamanya, apakah kamu senang menghabiskan waktumu yang singkat ini dengan mengembara tanpa tujuan?

7. Perfeksionis

Perfeksionis adalah pembunuh karir. Kamu tidak akan pernah bisa menghargai hasil pekerjaanmu dan selalu fokus pada apa yang salah dari pekerjaanmu itu. Memang berinovasi dan memperbaiki kekurangan pekerjaan kita adalah hal yang sangat baik, namun semua itu bisa kita lakukan seiring waktu berjalan. Pekerjaan manusia tidak akan pernah sempurna, akan selalu ada ruang untuk kemajuan. Jangan lupa bahwa masih banyak hal yang harus kamu kerjakan.

8. Tidak fokus

Ini adalah salah satu kesalahan besar yang sering dilakukan orang. Mereka memiliki ambisi besar untuk sukses, lalu mereka ingin mengerjakan banyak hal dalam satu waktu. Hasilnya sudah bisa ditebak, mereka kewalahan. Mereka berpindah dari satu pekerjaan, ke pekerjaan lain, namun tidak ada satupun dari pekerjaan itu yang selesai. Bisakah kamu memakan satu hamburger hanya dalam satu gigitan?

9. Budaya instan

Zaman sekarang adalah zaman dimana manusia sangat dimanjakan. Handphone, komputer, internet, mobil, lift, mie instan, bahkan makanan siap saji. Karena sudah terbiasa terhadap fasilitas-fasilitas seperti itu, manusia ingin serba cepat dalam melakukan sesuatu, termasuk dalam meraih kesuksesan. Mereka biasanya akan mencari suatu pekerjaan yang diyakini mampu membuat ia cepat sukses, dan ketika menghadapi kegagalan, mereka akan putus asa. Kamu harus tahu bahwa, tidak ada yang namanya kesuksesan yang instan. Seperti yang dikatakan di awal artikel, kesuksesan adalah perjalanan.

10. Manajemen waktu yang buruk

Satu tahun terdiri dari 365 hari, satu hari terdiri dari 24 jam, dan satu jam terdiri dari 60 menit. Semua makhluk hidup di bumi ini memiliki waktu yang sama, namun mengapa hasilnya berbeda? Sedikit yang sukses, banyak yang gagal. Cara bagaimana kita memanajemen waktu sangat menentukan. Sedikit orang yang berusaha mewujudkan mimpinya, namun sangat banyak yang bermalas-malasan dan terus menunggu waktu yang mereka anggap tepat. Apa alasannya? Aku masih muda, aku belum siap, hidup harus dinikmati, atau alasan lain yang intinya mengatakan bahwa ‘waktuku masih banyak, tenang saja’. Bisakah kamu mengatakan itu, apabila seandainya kamu diberi tahu bahwa hidupmu tinggal 1 hari, 1 bulan, atau 1 tahun lagi? Apakah kamu masih menganggap waktumu masih banyak? Apabila kamu tidak pernah mengatur waktumu, pada akhirnya kamu hanya akan bisa menyesal, ternyata semua sudah terlambat.
"Success is a journey, not a destination." Ben Sweetland


ayo mulai dari sekarang kita buang kebiasaan buruk kita
dan kita mulai dengan kebiasaan baik yang bermanfaat untuk kita
sumber

5:51 PM | Posted in , , | Read More »

[ HOTS ] Cara Mengambil Langkah Pertama untuk Menggapai Mimpimu

bhotol

Semua orang memiliki kekuatannya masing-masing, tapi apakah semua orang menyadarinya? Tidak.

Semua orang punya mimpi, tapi apakah semua orang sudah berusaha mewujudkannya? Tidak.
Semua orang ingin sukses, tapi apakah semua orang sudah mencoba untuk melangkah menuju ke sana? Tidak

Tidak ada orang yang menyangka Gunung Everest mampu didaki sampai Edmund Hillary melakukannya.
Tidak ada orang yang menyangka manusia bisa terbang sampai Orville dan Wilbur Wright menemukan alat yang disebut pesawat.
Dan Justin Bieber tidak akan terkenal seperti sekarang apabila ia tidak mem-posting videonya di Youtube. Semua itu berawal dari mimpi.


Apakah faktor yang paling sering menghalangi seseorang untuk meraih mimpinya? Mengambil langkah pertama. Begitu beratnya mengambil langkah pertama sampai-sampai mereka membuat mental block dengan membatasi sendiri kemampuannya. Pernyataan seperti:

1. Aku menunggu saat yang tepat untuk mulai melangkah.
2. Aku menunggu sampai aku sudah memiliki skill yang baik.
3. Aku tidak tahu harus mulai dari mana.
4. Aku tidak akan mampu, itu terlalu sulit untukku.

Adalah contoh-contoh pernyataan yang menghalangi seseorang dalam melangkah. Padahal faktanya adalah:

1. Waktu tidak akan pernah tepat karena apabila kamu membiasakan diri untuk selalu menunggu, kamu akan selalu menemukan alasan yang menghalangi kamu untuk melangkah.

2. Skill yang baik didapat justru dapat kita pelajari lebih banyak saat kita melangkah. Seperti kata pepatah, experience is the best teacher. Apakah kamu bisa pintar bermain alat musik hanya dengan membaca buku? Tidak, kan?

3. Kamu bisa mulai melangkah dengan mencari informasi, melakukan riset dan kemudian mulai menyusun rencana. Ya, langkah terbaik untuk memulai sesuatu adalah merencanakan dan mulai melakukan rencana itu satu per satu. Don’t be confused!

4. Anggapan ‘aku tidak mampu’ adalah mental block yang harus kamu singkirkan karena berpikir tentang kegagalan akan SANGAT membatasi kreativitasmu. Satu hal yang kamu harus sadari adalah semua orang yang melakukan sesuatu untuk pertama kali pasti akan kesulitan. Tetapi dari kesulitan itulah kamu dapat belajar banyak. Orang yang kesulitan tapi berjuang untuk mengatasinya akan menjadi orang yang kreatif.


Kesimpulan dari 4 poin di atas adalah, kamu harus mulai melangkah sekarang. Jangan malah terjebak dalam mimpimu sendiri. Bagaimana cara untuk mengambil langkah pertama untuk menggapai mimpimu?

1. Buatlah rencana dan persiapan untuk menggapai mimpimu

Perencanaan dan persiapan yang baik akan sangat membantu perjalananmu. Apakah kamu mampu mendaki gunung Everest hanya dengan membawa sepotong roti? By failing to prepare, you’re preparing to fail.

2. Lakukan sekarang

Take one step at a time. Walaupun mimpimu sangat besar, lebih baik kamu mewujudkan hal-hal yang kecil terlebih dahulu supaya kamu tidak kewalahan. Karena ini adalah pengalaman pertamamu, kamu pasti akan menemukan banyak kesulitan dan melakukan kesalahan. Belajarlah dari kesalahanmu itu.

3. Lakukan dengan benar

Setelah kamu mempelajari kesalahanmu, maka kamu harus memperbaikinya dengan melakukannya dengan benar.

4. Lakukan dengan lebih baik lagi

Ketika kamu mampu melakukan dengan benar, maka langkah berikutnya adalah meningkatkan kualitas dan berinovasi untuk membuat sesuatu yang lebih baik.
Apabila kamu sudah melakukan ke-4 hal di atas, maka kamu baru saja mengambil langkah pertama, langkah selanjutnya pasti akan lebih mudah dan kamu-pun sudah berada di jalur yang tepat menuju kesuksesan. Ingat! Do it first, do it right, do it better.



"A journey of a thousand miles begins with a single step" - Lao Tzu
sumber

5:37 PM | Posted in , , | Read More »

Tahu Kah Kita SUKSES itu Sederhana Tapi Tidak Mudah

Tentang bla..bla.bla..
bhyotol

Baca semua agar Agan dan Sista dapat memahami isinya *_^

Sukses tercapai oleh sebuah pola sederhana. Siapapun yang bisa menjalankan pola ini, maka sukses jadi kenyataan. Siapa yang cepat menjalankan polanya, suksesnya pun diraih cepat.
Kondisi awal, memang berpengaruh, tapi tidak lebih menentukan dari proses menjalankan polanya.
Orang miskin dan orang kaya lebih cepat mana meraih sukses? Bila hanya menghitung kondisi awal, maka orang kaya jawabannya. Tapi penentunya bukan kondisi awal, tapi proses menjalankan polanya. Orang miskin yang lebih cepat menjalankan pola sukses dari orang kaya, akan meraih sukses lebih cepat pula.

Nah, bagaimana pola sukses itu? Ada 5 tahap yang membentuk pola sukses, yaitu:

1.Keyakinan Diri yang Positif

Segalanya berawal dari sini. Ini citra diri anda. Self image. Ini berkaitan dengan bagaimana anda meyakini diri anda sendiri? Apakah anda manusia yang dilahirkan untuk sukses atau untuk gagal? Anda orang baik atau orang buruk? Anda ganteng / cantik atau buruk rupa? Anda layak kaya atau layak miskin? Anda merasa sebagai orang kelas bawah, kelas menengah atau kelas atas? Ketika berhadapan dengan orang lain, anda merasa diri anda di atas, sejajar atau di atasnya? Juga berkaitan dengan anda merasa diri anda pengikut yang baik atau pemimpin yang hebat? Merasa punya semua bakat dan potensi yang dibutuhkan atau tidak?

Nah, kesuksesan diawali dari keyakinan positif atas diri sendiri. Anda yakin anda dilahirkan untuk sukses. Anda orang baik. Anda ganteng / cantik. Anda layak kaya dan menjadi orang kelas atas. Anda percaya diri berhadapan dengan orang lain. Tidak rendah diri. Tidak juga sombong. Anda layak menjadi pemimpin hebat. Anda pun yakin sekali anda dianugerahi bakat dan potensi yang cukup untuk meraih sukses yang anda inginkan.

Kenapa ini penting? Karena hanya orang yang yakin bahwa dirinya layak sukses yang akan meraih sukses itu. Iya kan?

2.Melakukan Keharusan.

Langkah kedua adalah melakukan keharusan. Dari keharusan yang mendasar dan sederhana sampai melakukan keharusan yang sulit dan rumit. Keharusan – yang paling sederhana sekalipun – biasanya tidak menyenangkan. Tapi sangat baik bila dilakukan.

Keharusan ini bersifat seperti imunisasi. Bayi harus diimunisasi. Ini sebuah keharusan. Sakit rasanya, tapi menguatkan. Sedih melihatnya, tapi harus melakukannya. Resiko lebih besar harus ditanggung bila keharusan ini tak dilakukan.

Setiap orang harus bangun pagi-pagi. Setiap orang harus berolahraga. Setiap orang harus makan makanan sehat dan bergizi. Setiap orang harus bisa mengurus dirinya sendiri. Setiap orang harus bisa berpikir. Setiap orang harus bisa memecahkan masalah. Setiap orang harus terus belajar. Itulah beberapa keharusan yang mendasar.

Bila anda karyawan, anda harus disiplin. Taat aturan. Betapa pun aturan itu membuat anda kesal. Bila anda pebisnis, anda harus punya nilai lebih. Betapa pun sulitnya memiliki nilai lebih itu. Bila anda atlet, anda harus keras berlatih. Meski itu melelahkan.

Nah, bisakah anda meraih sukses bila anda tak bisa melakukan keharusan anda? Tidak!!! 100% tidak bisa sukses.

3.Membentuk Kebiasaan Positif.

Langkah ketiga adalah hasil langkah kedua yang benar-benar jelas, terus dilakukan berulang-ulang secara konsisten. Setiap orang harus bangun pagi. Maka pagi bisa berarti pukul empat, lima, enam, tujuh, delapan atau bahkan sembilan. Bila anda bangun tidur pukul empat di hari Senin, pukul tujuh di hari Selasa, pukul lima di hari Rabu, pukul delapan di hari Kamis, maka anda baru melakukan keharusan. Keharusan anda belum menjadi kebiasaan. Ketika anda secara konsisten – setiap hari – bangun pukul empat, itulah kebiasaan. Sebuah kebiasaan positif harus benar-benar jelas.

Ketika melihat orang kecelakaan, anda sigap membantu. Anda melakukan keharusan anda. Tapi hal ini tak terjadi setiap hari, kan? Maka ini bukan kebiasaan. Mematikan lampu yang tak digunakan adalah keharusan. Selalu mematikan lampu yang tak digunakan adalah kebiasaan. Nah, keharusan dan kebiasaan dibedakan oleh satu kata saja : selalu. Satu kata yang benar-benar sangat menentukan.

Keyakinan positif, Melakukan keharusan dan Membentuk kebiasaan positif adalah fondasi sukses anda. Ia seperti batu, pasir dan semen dalam fondasi rumah. Salah satu kurang, fondasi tak kuat. Rumah tak bisa dibangun di atas fondasi yang rapuh. Sukses pun begitu. Hanya bisa diraih bila fondasinya kuat.

4.Membentuk Kebiasaan Produktif

Kebiasaan produktif berbeda dengan kebiasaan positif. Kebiasaan positif berarti tidak negatif, tidak merugikan, dan menyenangkan, tapi tidak menghasilkan kemajuan secara langsung. Kesuksesan diraih secara langsung oleh kebiasaan produktif.

Membaca buku itu positif. Apakah produktif? Tidak. Menulis buku lah yang produktif. Hasilnya jelas sebuah buku. Anda mungkin berpendapat, membaca buku kan menghasilkan pengetahuan. Jadi ada hasilnya. Ada produknya. Anda benar. Tapi produknya masih di tahap mental, bukan fisikal. Maka bila baru di tahap mental, belum bisa dikatakan produktif. Secara mental, anda bisa sangat paham tentang penjualan. Produktif? Belum. Jadi produktif bila anda telah menjual sesuatu. Dan sesuatu yang anda jual itu ada yang beli.

Apakah ini membuat produktif lebih penting dari positif? Jelas tidak. Anda akan sangat sulit untuk bisa produktif, bila anda tidak positif.

5. Berkompetisi.

Kebiasaan produktif akan menghantarkan anda pada sukses. Tetapi untuk bisa bertahan dalam kesuksesan, anda harus siap dan mampu berkompetisi. Tanpa ini, sukses hanya sekejap. Orang sukses adalah orang yang senang berkompetisi. Bersemangat ketika ada saingan. Terpacu ketika ada lawan. Tetap rendah hati ketika menang. Segera bangkit ketika dikalahkan. Maka keyakinan, pelaksanaan keharusan, kebiasaan positif dan kebiasaan produktif benar-benar diuji. Inilah ujian sebenarnya dari sebuah kesuksesan.

"Meraih sukses sulit. Mempertahankan kesuksesan jauh lebih sulit. Maka sadari lah bahwa semua kesulitan itu memang sebuah kelayakan untuk orang hebat seperti anda"

Bagaimana dengan kegagalan? Ternyata, gagal pun membentuk sebuah pola.

Pola yang berkebalikan dari pola sukses. Berarti orang gagal itu:

Keyakinan pada dirinya sendiri negatif.
Tidak melakukan keharusannya, malah asyik melakukan kesenangan.
Terbentuk kebiasaannya yang negatif.
Terbentuk kebiasaannya yang merusak.
Menyerah kalah sebelum berkompetisi.

Nah, ini jadi bahan introspeksi kita bersama. Berada di pola mana hidup kita? Pola sukses atau pola gagal? Berada di tahap mana pada pola tersebut?

sumber

9:52 AM | Posted in , , , | Read More »

Wah Ini Dia 5 Trik Yang Bikin Anda Sukses Berkarier !! gak percaya ???? ....

Tentang bla..bla.bla..
bhotol JIKA Anda pikir datang tepat waktu dan selalu menyelesaikan pekerjaan sesuai deadline sudah cukup membuat karier semakin sukses,
pikiran kembali!


Lima trik sukses berkarier dari buku terbaru karya Mika Brzezinski, "Knowing Your Values: Women, Money and Getting What You're Worth" akan membantu Anda menaiki tangga kesuksesan. Serta bagaimana memanfaatkan kesuksesan untuk meraih penghasilan lebih tinggi. Simak pemaparannya yang dinukil Cosmopolitan.

Jangan pernah ragu memarahi bawahan

Bos besar memanggil Anda atas proyek penting yang molor deadline. Padahal hal itu menjadi tanggung jawab bawahan. Sebaiknya, segera lakukan pertemuan dengan bawahan dengan memberikan arahan yang tepat.

Tak peduli apakah bawahan menyukai atau tidak Anda sebagai atasannya. Faktanya, dia tidak menjalani tanggung jawabnya dengan benar. Anda akan menemukan jawaban yang jujur dari bawahan pada pertemuan tersebut, alasan dia terlambat menyelesaikan proyek. Dia akan tetap bertahan jika memang produktif dan bekerja dengan baik.

Tunjukkan kinerja terbaik, baru minta kenaikan gaji

Berbicara mengenai kenaikan gaji selalu menjadi topik pembicaraan yang tidak menyenangkan, tapi Anda untuk memintanya. Adapun trik Mika untuk meminta kenaikan gaji ialah menyodorkan sebuah daftar.

Tuliskan apa yang telah Anda lakukan untuk perusahaan, berapa waktu yang Anda habiskan, dan apa keuntungannya bagi perusahaan. Ketahui apa yang didapatkan karyawan yang dapat menunjukkan kinerja yang baik. Tunjukkan berapa nilai Anda di perusahaan itu beserta alasannya.

Gunakan daftar tadi sebagai bahan pembicaraan ke atasan, lalu minta kenaikan gaji yang merefleksikan nilai Anda di perusahaan. Jika angka gaji tidak sama, jangan terburu emosi. Persiapkan saja lamaran Anda untuk mencoba peruntungan di tempat lain, sambil terus bekerja dengan baik di tempat Anda bekerja sebelum pindah ke tempat yang lebih menjanjikan.

Tahu mana teman dan rekan kerja

Selesaikan pekerjaan Anda tepat waktu, hentikan kebiasaan membuka situs yang tidak berhubungan dengan pekerjaan, agar Anda lebih punya waktu untuk teman di luar kantor.

"Biasakan diri Anda untuk melihat rekan kerja, sebagai rekan kerja," imbuh Mika.

Bedakan antara urusan bisnis dan pribadi

Rekan kerja terpilih untuk memimpin projek penting, sementara Anda diminta untuk mengerjakan projek-projek kecil. Jangan berkecil hati, ingatlah esok hari merupakan hari yang baru.

"Jangan biarkan apapun mengganggu pikiran Anda untuk fokus bekerja. Lakukan saja apa yang terbaik," tutur Mika.

Buat diri Anda lebih "terlihat"


Cari cara terbaik untuk dapat menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawab Anda.

"Tetap tunjukkan ketertarikan Anda terhadap pekerjaan. Salah satunya, kirimkan e-mail ke atasan setiap Anda menyelesaikan sebuah tugas, atau untuk sekedar melaporkan sebuah perjanjian yang batal," saran Mika.

Tarik perhatian atasan ke diri Anda sendiri dengan cara berkomunikasi yang menarik. Dalam waktu dekat, atasan akan mempertimbangkan promosi untuk Anda.

10:38 PM | Posted in , , , | Read More »

Blog Archive

> ;

Recently Commented

Recently Added

Photobucket